Puluhan Santri di Tegal Keracunan, Tiga Orang Masih Dirawat di Rumah Sakit



Puluhan santri di Tegal yang diduga mengalami keracunan massal usai menyantap hidangan makanan dan minuman takjil hingga kini masih dilakukan observasi. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Kiswandi.
"Saat ini kita masih melakukan upaya observasi dulu. Berdasarkan pemeriksaan sementara paling banyak yang mengalami dugaan keracunan dengan kondisi ringan delapan orang, dan kondisi berat tiga orang," ucap Kiswandi, Rabu 7 Maret 2018.

Ia menuturkan, jika keracunan ringan diartikan sempat merasakan mual namun saat ini sudah sembuh. Sedangkan kategori sedang masih menjalani perawatan di pondok pesantren.
Sedangkan berat yakni berjumlah tiga santri menjalani perawatan intensif di Ruang IGD RSUD Soeselo Slawi. "Memang untuk upaya observasi dilakukan di pondok ini. Jika kondisinya tidak memungkinkan atau bertambah parah, baru kami bawa ke rumah sakit untuk dirujuk," ia menambahkan.

Selanjutnya, upaya yang dilakukan yakni menyembuhkan diare dengan memberikan obat- obatan dan rehidrasi parental yakni dengan infus. "Rehidrasi oral itu mengganti cairan di tubuh mereka. Dalam kondisi saat ini, mereka merasakan mual, muntah- muntah, lemas, sakit perut dan sebagainya. Mudah-mudahan beberapa jam lagi kondisi sudah mulai membaik," dia memungkasi.
Seperti diketahui, puluhan santri Ponpes Kawit An-Nur, yang berada di jalan Kartini, Desa Kalisapu, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal diduga mengalami keracunan usai menikmati makanan dan minuman takjil, Senin (5/3) kemarin.


Sumber
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==