Seorang nenek yang bernama Hindun (65) tewas setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Puncak, Kampung Cipayung, RT 01/04, Desa Cipayung Girang, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jumat (9/3/2018).
Korban yang merupakan warga sekitar pun terpental setelah tertabrak mobil picup hitam dengan kecepatan tinggi sekitar pukul 06.00 WIB.
Peristiwa nahas tersebut pun tertangkap kamera pemantau CCTV gedung Wisma Pertanian yang tak jauh dengan tempat kejadian.
Terlihat dalam video, korban muncul dari sebuah gang dengan memakai pakaian hijau.
Ia kemudian menyeberangi Jalan Raya Puncak tersebut walau pun kendaraan roda dua dan empat banyak yang melintas dengan kecepatan tinggi.
Saat menyeberang, korban tampak berlari-lari kecil namun saat berhasil menyeberangi separuh badan jalan, peristiwa tak terduga terjadi.
Ia terpental dengan keras setelah ditabrak mobil pickup hitam yang melintas dengan kecepatan tinggi ke arah Puncak.
Sesaat terpental, terlihat bagian pakaian yang dikenakan korban pun terbang dan jatuh di lokasi tempat ia tertabrak.
Diberitakan sebelumnya, menurut saksi mata penjaga warung sekitar lokasi, Untung Suryadi (38), mobil tersebut langsung melaju dengan kecepatan tinggi meninggalkan korban tergeletak di jalan sedangkan istrinya yang juga melihat kejadian tersebut histeris.
"Istri saya histeris, pas kejadian jalan kosong, saya minta tolong, ada yang bawa motor CBR warna merah, tolong a tolong kejar mobil pickup warna hitam, tabrak lari, kata saya, dia ngejar, saya lapor polisi," ujar Untung kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (9/3/2018).
Seusai kejadian itu pun menurut Untung, warga langsung berkumpul namun pengendara motor yang mengejar pelaku tidak berhasil menemukan mobil yang menabrak korban tersebut.
Sementara menurut Kanit Laka Lantas Polres Bogor, Iptu Asep Saepudin, kini pelaku masih diburu oleh jajarannya.
"Kami masih melakukan pengecekan nomor polisi (pelaku tabrak lari)," ujar Asep ketika dikonfirmasi TribunnewsBogor.com.
Sumber

