lamenteesmaravillosa.com
Dalam kehidupan ini tentu kita mengenal yang namanya pertemanan hingga persahabatan. Tentu, memiliki sahabat merupakan sebuah kegembiraan bahkan anugerah. Pasalnya, sahabat bisa menjadi sosok yang sangat dekat dan mengerti kita sama atau lebih dari keluarga sendiri.
Menurut Psikolog klinis Denver, Susan Heitler Ph.D. dalam tulisannya di Psycology Today menyebut bahwa Sahabat terbaik bisa membawa kegembiraan, kenyamanan, penghiburan dan kesenangan bagi hidup Anda.
Persahabatan yang hebat juga dapat memperpanjang usia. Sebuah studi selama 10 tahun di Australia menunjukkan bahwa responden yang memiliki sahabat dekat 22% lebih mungkin hidup lebih lama.
Namun, Susan yang juga seorang penulis buku The Power of Two: Secrets to a strong and Loving Marriage (1997) ini menyebutkan bahwa memiliki teman ‘beracun’ dapat memiliki efek sebaliknya, mulai dari stres, tekanan darah tinggi, IBS (irritable bowel syndrome), menurunkan kekebalan tubuh, gula darah tinggi, depresi, hingga kecemasan.
Nah, tentunya kamu nggak mau kalau sampai kena stres sampai depresi karena salah memilih teman yang ternyata teman ‘beracun’, kan? Supaya kamu nggak salah pilih teman, berikut ini adalah 10 ilustrasi mana sahabat beneran dan teman beracun yang bisa bantu kamu membedakan keduanya.
1. Cuma mau bertemu saat ada perlunya
brightside.me
2. Cuma mau didengar
brightside.me
3. Iri dengan prestasimu
brightside.me
Seharusnya sahabat itu ikut senang dengan prestasi yang kamu raih dalam bentuk apa pun. Nah, kalau ada teman atau sahabat yang justru nyinyir dengan prestasi kamu, kayaknya kamu perlu bertanya apakah dia itu sahabat kamu beneran atau cuma teman 'beracun' deh?
4. Suka meminta waktumu seenaknya
brightside.me
Hei, dalam pertemanan itu juga diperlukan pengertian, terutama soal waktu. Ada kalanya kamu perlu menghabiskan waktu sama keluarga, pacar, atau waktu menyendiri. Jadi, kalau ada teman yang selalu memaksa kamu untuk menyediakan waktu buat bersamanya, sepertinya malah tak terdengar seperti sahabat, ya?
5. Tidak senang melihatmu dekat dengan orang lain
embarkonfun.com
Sahabat atau pacar, kok posesif banget? Biasanya sih ciri teman 'beracun' yang tidak senang kalau melihatmu dekat dengan seseorang, dia akan selalu menceritakan kejelekan orang tersebut kepada kamu. Entah benar atau tidak, tapi itu supaya kamu jadi males temenan sama orang itu. Posesif, kan?
6. Selalu mengatur segalanya
brightside.me
Mulai dari memilih waktu liburan bareng, destinasi yang dituju, sampai jadwal dan baju semuanya diatur oleh dia seorang tanpa memikirkan kesibukan dan keperluan yang lain. Ada yang seperti itu di antara teman kamu?
7. Lebih senang menghakimi
aminoapps.com
Kritik itu memang perlu, tapi dalam pertemanan lebih perlu yang namanya empati dan kepedulian. Kalau punya teman yang lebih sering mengkritik bahkan menghakimi daripada memuji, itu tandanya ada yang salah dengan dia. Juga ada yang salah dengan pertemanan kalian.
8. Mudah marah
brightside.me
Nah, ada gak di antara kalian yang mudah marah ke teman? Kalau iya bisa jadi kamu yang menjadi teman 'beracun' itu. Karena dalam pertemanan itu respek adalah yang terpenting.
9. Selalu ragu dengan perkataanmu
brightside.me
Kalau ini sudah ketahuan banget teman 'beracun'-nya. Karena aneh kalau sampai ada teman yang selalu tidak percaya dengan omongan temannya sendiri. Bukannya dalam persahabatan dan pertemanan itu, kepercayaan nomor satu?
10. Tidak bisa menjaga rahasiamu
brightside.me
Tujuan dari curhat itu tidak lain untuk membuat suasana hati lebih tenang karena bisa berbagi keresahan kepada orang yang kita percaya. Percaya dapat menjaga rahasia kita, tentu saja. Tapi, kalau ada teman yang tahu-tahu mengumbar kejelekan dan keburukan kamu, malah memberitahu segala rahasia kamu, sudah dipastikan kalau dia termasuk teman 'beracun'. Mending langsung jauhin aja, deh!
Bagaimana? Apakah dari 10 ilustrasi ini ada yang menggambarkan salah satu sosok teman atau sahabat kamu? Kalau, iya, mulai pikirkan lagi apakah kamu mau melanjutkan pertemanan ini atau mulai menjauh sedikit demi sedikit.











